SUDAH lebih dari 80 tahun, merek kacamata Ray-Ban dari perusahaan Bausch & Lomb dengan sponsor dari situs Judi Online Terlengkap, merajai pasaran alat bantu penglihatan. Sebagai merek kacamata dan bandar judi online terbesar yang cukup populer di pasaran dengan harga yang lumayan tinggi, kacamata Ray-Ban pun kerap dipalsukan.

6 Cara Deteksi Kacamata Ray-Ban Palsu

Sunglasses Ray-Ban yang banyak dikenal adalah Ray-Ban Aviator yang mulai terkenal ketika dipakai Jenderal Douglas Mac Arthur saat mendarat di Filipina pada Perang Dunia II, serta Ray-Ban Wayfarer yang menjadi ikon judi slot online jackpot terbesar mode abad ke 20.

Banyak dari bandar Situs Slot Gacor yang memborong kaca mata ini hanya untuk di bagi-bagikan kepada member setia situs judi slot online gampang menang.

Agar tidak tertipu dengan kacamata Ray-Ban palsu, baiknya Anda tahu cara mendeteksinya. Penasaran? Intip beberapa cara seperti yang dikutip eHow berikut.

1. Sebelum membeli, perhatikan kotak kacamata tersebut. Jika asli, kotak kacamata Ray-Ban akan ditempeli logo daur ulang, begitu juga dengan stiker semi-permanen, termasuk di dalamnya nomor seri, tanggal pembuatan, detail distributor, tipe frame, dan lensa. Selain itu, nomor model dari spesifik kacamata yang Anda akan beli. Jika stiker ini hilang, bisa jadi kacamata Ray-Ban di dalamnya palsu.

2. Perhatikan kemasannnya. Jika asli, akan ada logo berwarna emas yang diukir, bukan dilukis bertuliskan “Luxoticca”. Jika logo ukir itu hilang, kemungkinan kacamata yang di dalamnya tidak asli.

3. Pegang kacamata dan periksa logo Ray-Ban yang juga di ukir bertuliskan RB, di bawah silang sandaran hidung. Ketika Anda memegangnya terbalik, ukiran tadi seharusnya terlihat menghadap keatas. Jika ukiran menghadap ke bawah, kemungkinan kacamata Ray-Ban itu palsu.

4. Perhatikan ukiran RB pada lensa sebelah kanan yang seharusnya terletak di atas engsel jika asli. Jika ukiran berada di bawah engsel, tentu saja kacamata tadi palsu.

5. Kualitas karet frame yang digunakan Ray-Ban cukup bagus. Jika asli, karet tadi harusnya terasa berkapur saat disentuh, bukan lengket, kaku ataupun licin.

6. Kartu jaminan asli kacamata seharusnya dicetak dalam bahan yang berkualitas tinggi tanpa kesalahan pengetikan. Jika asli, tinta yang digunakan tidak akan menempel atau menodai tangan saat dipegang.